Bill Gates: Kalau Mau Sukses Harus ‘Pede’

Bill Gates.
Bill Gates.

Jakarta – Nama Bill Gates terus berkibar sebagai manusia terkaya sejagat selama beberapa tahun terakhir. Kesuksesannya membangun Microsoft sejak usia muda, bisa menjadi acuan bagi Anda yang ingin meraih kesuksesan di usia muda. Apa nasihatnya?

Menurut pendiri Microsoft tersebut, rasa percaya diri adalah sifat utama yang harus dimiliki karena akan memberikan keberanian bagi diri sendiri untuk mengatasi berbagai rintangan dan juga membantu untuk menemukan passion dari diri sendiri.

Contoh saja passion Gates akan komputer dan kepercayaan dirinya kepada kemampuannya sendiri yang akhirnya mengantarkannya mendirikan Microsoft di usia yang terbilang muda yakni 20 tahun pada tahun 1975 silam.

“Dari usia muda, idealnya Anda akan punya orang dewasa yang suka pada Anda dan akan berada di belakang Anda untuk mendukungmu, tidak peduli apapun yang akan terjadi. Itu akan memberi Anda cukup kepercayaan diri untuk melakukan hal yang baru,” ucap Bill Gates.

Menurut Gates, bagi anak-anak muda yang hingga kini masih belum menemukan passion-nya sendiri, mereka harus memanfaatkan rasa percaya diri mereka agar dapat melalukan sesuatu yang baru yang siapa tahu menjadi passion mereka yang sesungguhnya.

“Percaya diri adalah yang utama dan kemudian Anda bisa menemukan passion Anda sendiri dalam sebuah petualangan, karena sebuah pencarian mungkin akan memerlukan waktu. Mungkin akan berubah-ubah dalam hidup Anda. Tapi hubungan yang mendalam itu akan membuat Anda mengejarnya dengan sepenuh hati,” katanya.

Gates sendiri pada awalnya merupakan seorang anak muda yang tak terlau percaya diri. Namun dirinya “memalsukan” rasa percaya dirinya sendiri sampai benar-benar memilikinya. Hal itulah yang ia lakukan saat merintis Microsoft 42 tahun yang lalu.

Saat itu Bill Gates dan teman kuliahnya, Paul Allen menghubungi perusahaan pembuat komputer komersial pertama saat itu, Altair. Keduanya mengatakan jika mereka telah menciptakan bahasa pemrograman yang bisa berjalan di komputer Altair. Padahal, saat mereka dengan “pedenya” berbicara seperti itu, keduanya sama sekali tidak membawa apa-apa.

Namun setelah direksi dari perusahaan Altair menyetujuinya karena melihat rasa percaya diri dari dua anak muda tersebut, akhirnya mereka pun bekerja berminggu-minggu untuk menciptakan bahasa pemrograman tanpa memiliki perangkat Altair untuk diuji.

Dua bulan kemudian, akhirnya mereka berhasil memasangkan dan mendemonstrasikan hasil kerjanya selama ini yang akhirnya berwujud menjadi perusahaan sebesar Microsoft seperti sekarang ini. Bagaimana, sudah terinspirasi dari kisah dan nasihat Bill Gates?()

Sumber: Telset