Cara Membawa Barang dari Luar Negeri Agar Terhindar Bea Cukai

Ilustrasi pemeriksaan cukai. Foto: LampungPro.
Ilustrasi pemeriksaan cukai. Foto: LampungPro.

Jakarta – Bagi kamu yang kembali ke tanah air setelah melakukan perjalanan dari luar negeri, seringkali tentunya membawa banyak barang atau oleh-oleh yang mungkin jumlahnya banyak. Berikut ini merupakan tips cara membawa barang dari luar negeri agar terhindar dari bea cukai. Yang perlu kamu ketahui ialah bahwa cara ini bukanlah cara illegal atau nakal atau yang melanggar undang-undang, namun merupakan cara logis yang tidak melanggar UU kepabeanan tersebut.

Jika kamu suatu saat pergi ke luar negeri, mungkin kamu akan membeli oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat. Jika harga barang yang dibeli lebih dari $250, maka akan dikenakan bea masuk. Namun jika tidak melebihi $250, maka tidak akan dikenakan bea masuk.

Mengisi Custom Declaration Form

Sebelum kamu mendarat di Bandara Soekarno Hatta, ataupun Bandara Internasional lainya, pastinya kamu akan diberikan Custom Declaration Form. Formulir ini merupakan pernyataan kamu yang harus diisi yaitu berupa nama, kenegaraan, jumlah barang yang dibawa beserta nilainya, jumlah uang tunai yang dibawa, apakah kamu membawa buah, sayur atau biji-bijian segar dari luar negeri dan lainnya.

Isilah formulir ini dengan jujur dan tidak mengada-ada. Jangan menyembunyikan barang yang illegal karena kamu bisa terancam denda dan pidana. Jangan takut, untuk barang bawaan penumpang untuk keperluan sehari-hari tidak akan dikenai bea masuk asal jumlahnya masuk akal.

Baca juga: Beli Tas Bermerek di Luar Negeri Ditagih Jutaan Rupiah

Jika kamu memborong produk kecantikan sebanyak 1 koper, maka hal ini yang akan ditanyakan. Untuk perorangan, jika barang baru dalam bentuk apapun itu, nilai maksimal barang ialah US $250, jika melebihi nilai tersebut , akan dikenakan bea masuk, pajak dan lainnnya. Untuk rombongan 1 keluarga maksimal adalah $1000, jika harga barang itu lebih dari $250 maka, per keluarga dihitung maksimal $1000.

Jika kamu membawa barang kebutuhan sehari-hari, seperti pakaian, sepatu, jam, notebook, handphone, kamera dan yang sejenisnya tidak akan dikenakan bea masuk atau pajak. Barang yang sama sekali tidak boleh masuk ialah narkoba, obat-obatan, senjata api, bahan peledak dan lainnya. Jika kebetulan pekerjaan kamu menuntut anda harus membawa barang itu, maka kamu diharuskan mengisi formulir dan sanggup menunjukkan dokumen yang diperlukan.

Kalau kebetulan kamu menemui petugas yang mempersulit bahkan meminta uang demi kelancaran pemeriksaan, maka jangan sungkan untuk melaporkannya ke sistem pengaduan masyarakat Bea Cukai, di beacukai.go.id/pengaduan.html.

Baca juga: Peluang Usaha Modal Kecil Untung Besar

Contoh Kasus

Membawa barang ke indonesia melebihi kewajaran sebagai barang kebutuhan sehari-hari, misal membawa 4 kamera, 2 Handphone, 3 Laptop. Kemudian 5 Pasang sepatu baru, 3 Tas branded baru. Tentunya tidak wajar.

Mengemas barang bawaan dan susah untuk dibuka, pastinya akan mengundang curiga dari pihak imigrasi dan bea cukai bandara. Sewajarnya saja jika kamu ingin membawa oleh-oleh agar terhindar dari repotnya mengurus barang bawaan di bandara.

Kasus Tas Branded

Seorang ibu pengusaha ikut sumainya ke luar negeri. Di sana sang ibu membeli oleh-oleh tas branded mahal. Karena merasa senang, tas itu dibawanya masih dalam keadaan dibungkus original packing dari toko. Kerika sampai di indonesia pihak bea cukai menahan tas tersebut dan harus membayar bea masuk, ppn dan ppnbm. Total beanya bisa jadi hampir sama dengan harga asli tas tersebut.

Kasus Turis Eropa

Turis dari Eropa membawa 4 pasang sepatu dan 10 potong baju baru. Semua barang tersebut dimasukkan dalam koper dengan kondisi seperti barang keperluan sehari-hari. Walaupun sebenarnya masih baru turis ini tidak diwajibkan membayar bea masuk di bandara oleh bea cukai.

Kasus Label Harga

Pelajar baru saja pulang berlibur dari Singapura, dia membeli oleh-oleh 2 kemeja dan sebuah laptop. Harga keseluruhan lebih dari USD 250. Laptop tersebut dimasukan kedalam tasnya, sementara pada kedua baju barunya masih tertempel kode tax price-nya. Pihak bea cukai bandara memungut bea masuk untuk kedua bajunya saja tetapi tidak untuk laptopnya.

Kasus Cincin

Seorang penggemar batu mulia pulang dari Thailand dan membeli 2 cincin yang bagus. Ketika di bandara, satu cincin dipakai, yang satunya lagi di masukan ke dalam saku celana. Ketika dilakukan pemeriksaan oleh petugas bea cukai bandara, ia hanya ini diminta untuk bayar bea masuk cincin yang ada disakunya.

Baca juga: 7+ Cara Mudah Menghilangkan Komedo

Kesimpulan

Untuk barang-barang yang dipakai untuk keperluan sehari-hari tidak dikenai kewajiban bea masuk di bandara. Jujurlah dalam mengisi dan menjawab pertanyaan, jangan terlalu banyak membeli oleh-oleh yang akhirnya akan membuat kamu repot di Bandara. Jangan sekali-sekali kamu bermain dengan petugas, seperti mencoba menyuap atau memberikan uang. Hal itu bisa membahayakan kamu. Pihak internal bea cukai sedang melakukan pengawasan tegas terhadap oknum pegawainya yang nakal. Semoga perjalanan kamu menyenangkan dan selamat sampai tujuan.()